Semarang – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro terus memperkuat komitmennya sebagai fakultas berkelas dunia melalui pengembangan kolaborasi akademik internasional yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu implementasi komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan International Community Service yang diselenggarakan oleh KBK Strategi Keuangan Bisnis, Departemen Administrasi Bisnis, FISIP Undip, bekerja sama dengan Kean University, China, pada Jumat, 21 Agustus 2026 di Tambaklorok, Tanjung Mas, Semarang.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berada di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Drs. Ngatno, M.M., selaku Ketua KBK Strategi Keuangan Bisnis, bersama anggota tim yang terdiri atas Dr. Andi Wijayanto, S.Sos., M.Si., Dinalestari Purbawati, S.E., M.Si.Akt., Gilda Maulina, S.AB., M.A.B., dan Tita Alfaricha, S.AB., M.A.B. Mengangkat tema “Financial Psychology for Financial Resilience: Building Better Financial Habits through Behavioral Insights,” kegiatan ini menghadirkan Galang Lufityanto, Ph.D. dari Kean University sebagai narasumber internasional.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya FISIP UNDIP dalam memperluas jejaring akademik global sekaligus mengintegrasikan perspektif internasional ke dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dari strategi FISIP UNDIP dalam mendorong internasionalisasi yang tidak berhenti pada kerja sama akademik, tetapi mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dekan FISIP UNDIP, Prof. Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol. Admin. menegaskan bahwa kegiatan berskala internasional yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat merupakan bagian dari agenda yang mendapatkan dukungan penuh dari fakultas.
“Kegiatan ini sangat didukung penuh oleh FISIP UNDIP, apalagi kegiatan yang berskala internasional. Terlebih, kegiatan ini sangat berdampak positif bagi masyarakat kita.”
Pernyataan tersebut menegaskan posisi FISIP UNDIP dalam mendorong berbagai bentuk kolaborasi internasional yang memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, internasionalisasi di lingkungan fakultas diarahkan tidak hanya untuk memperkuat reputasi dan jejaring global, tetapi juga menghasilkan manfaat sosial yang dapat dirasakan secara langsung.
Dalam sesi utama, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya aspek psikologis dalam membentuk perilaku dan pengambilan keputusan keuangan. Pendekatan behavioral insights diperkenalkan untuk membantu masyarakat memahami bagaimana kebiasaan, persepsi, dan pola pengambilan keputusan dapat memengaruhi kondisi finansial dalam jangka panjang. Melalui pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan dapat membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan meningkatkan ketahanan finansial dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi.
Dimensi internasional kegiatan semakin kuat dengan keterlibatan empat mahasiswa internasional yang sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa dan menempuh studi di Departemen Administrasi Bisnis FISIP Undip. Mereka terdiri atas satu mahasiswa asal Jerman, dua mahasiswa asal Vietnam, dan satu mahasiswa asal Rusia. Keterlibatan para mahasiswa tersebut memberikan ruang bagi terjadinya interaksi lintas budaya secara langsung serta memperkenalkan kepada mereka bagaimana perguruan tinggi di Indonesia mengimplementasikan pengetahuan akademik melalui aktivitas pengabdian kepada masyarakat.
Partisipasi mahasiswa internasional dalam kegiatan ini juga mencerminkan lingkungan akademik FISIP Undip yang semakin terbuka, inklusif, dan berorientasi global. Internasionalisasi tidak hanya diwujudkan melalui mobilitas mahasiswa dan kerja sama antarlembaga, tetapi juga melalui keterlibatan sivitas akademika internasional dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, kolaborasi global dapat berkembang dari pertukaran pengetahuan menjadi aktivitas yang memberikan manfaat sosial secara konkret.
Sebagai penutup rangkaian International Community Service, peserta turut melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan Tambaklorok. Aktivitas tersebut memperluas makna pengabdian dengan mengintegrasikan aspek pemberdayaan masyarakat dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, khususnya bagi kawasan pesisir Semarang. Penanaman mangrove sekaligus menjadi bentuk kontribusi terhadap upaya menjaga ekosistem pesisir dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini, FISIP Undip menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi berkelas dunia yang tidak hanya ditopang oleh jejaring internasional, tetapi juga diwujudkan melalui kolaborasi akademik yang relevan, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat. Sinergi antara FISIP Undip, Kean University, masyarakat, serta mahasiswa dari berbagai negara menjadi salah satu wujud nyata internasionalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada kebermanfaatan dan keberlanjutan.
Penulis: Intania Effendi


