Departemen Administrasi Bisnis UNDIP Rancang Desain Siteplan untuk Green Micro-Business Hub Berbasis Wisata Komunitas di Rowo Pening

Semarang, 2026 – Departemen Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berfokus pada penyusunan desain siteplan berbasis customer flow dan tenant mix untuk mendukung pengembangan Green Micro-Business Hub berbasis community-based tourism di kawasan Rowo Pening, Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini merupakan implementasi keilmuan dosen di bidang business sustainability dan manajemen operasional bisnis sekaligus upaya penguatan kapasitas masyarakat dalam pengembangan wisata berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Program ini dirancang sebagai media pembelajaran kontekstual bagi dosen dan mahasiswa dalam mengaplikasikan konsep customer experience, customer flow, tenant mix, serta green business operations dalam konteks pengembangan kawasan wisata berbasis UMKM lokal. Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dan pemerintah desa dalam menyusun rancangan kawasan usaha yang lebih terintegrasi, terarah, dan mendukung peningkatan pengalaman pengunjung serta potensi transaksi UMKM lokal.

Desa Kesongo memiliki berbagai potensi usaha masyarakat, seperti UMKM keripik singkong dan pisang, budidaya ikan, pengrajin bambu, peternakan kambing komunal, serta potensi angkringan dengan panorama Rowo Pening. Namun, berbagai potensi tersebut belum terintegrasi dalam satu konsep kawasan bisnis wisata yang tertata sehingga pengalaman pengunjung belum optimal dan peluang pengembangan ekonomi lokal belum dimanfaatkan secara maksimal.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap melalui pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan mitra. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan sosialisasi bersama pemerintah desa serta pelaku UMKM, dilanjutkan dengan observasi kawasan dan pemetaan potensi usaha masyarakat. Tahap berikutnya dilakukan Focus Group Discussion (FGD), penyusunan alternatif desain siteplan, finalisasi rancangan customer flow dan tenant mix, serta penyusunan konsep green operations dan tata kelola kawasan.

Program ini difokuskan pada penyusunan alur pergerakan pengunjung yang lebih terarah agar mampu meningkatkan interaksi dan peluang transaksi pada setiap tenant UMKM. Selain itu, dilakukan perancangan tenant mix dan zonasi usaha untuk menciptakan sinergi antar pelaku usaha sehingga kawasan dapat berkembang sebagai pusat wisata berbasis produk lokal dan community-based tourism.

Pada aspek green business, kegiatan juga diarahkan pada penyusunan konsep operasional kawasan yang lebih ramah lingkungan melalui pengaturan titik pilah sampah, penyusunan signage edukatif, serta penerapan konsep eco-packaging sederhana dan hemat biaya. Tim pengabdian juga membantu menyusun dokumen tata kelola operasional kawasan sebagai pedoman implementasi bertahap oleh pemerintah desa dan kelompok UMKM.

Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya desain siteplan operasional Green Micro-Business Hub berbasis customer flow dan tenant mix yang dapat dijadikan acuan pengembangan kawasan wisata berbasis UMKM lokal di Desa Kesongo. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan kawasan usaha yang terintegrasi, kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

You cannot copy content of this page