Semarang – Program Master of Business Administration (MBA) FISIP Universitas Diponegoro kembali menyelenggarakan kegiatan UNDIP Global Classroom bertema “Restructuring the Organization” pada Kamis, (21/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Strategi Bisnis dan Perusahaan dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menghadirkan Wisuwat Wannamakok, Ph.D. dari Chiang Mai University, Thailand sebagai pembicara utama, serta Robetmi Jumpakita Pinem, Ph.D. dari Universitas Diponegoro sebagai discussant. Webinar ini membahas pentingnya restrukturisasi organisasi dan pengelolaan strategi bisnis dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis global yang semakin kompetitif dan dinamis.
Dalam pemaparannya, Wisuwat Wannamakok menjelaskan bahwa manajemen strategis bukan sekadar perencanaan jangka panjang, tetapi merupakan proses berkelanjutan yang mencakup analisis lingkungan, formulasi strategi, implementasi, hingga evaluasi dan pengendalian organisasi. Organisasi perlu memahami posisi bisnis saat ini, tujuan yang ingin dicapai, serta langkah strategis yang harus dilakukan agar mampu bertahan di tengah perubahan pasar dan tekanan kompetitif.
Materi juga membahas tiga strategi utama dalam persaingan bisnis, yaitu cost leadership, differentiation, dan focus strategy. Strategi cost leadership berfokus pada efisiensi biaya untuk menawarkan harga lebih rendah dibanding kompetitor. Sementara differentiation menekankan penciptaan nilai unik dan pengalaman berbeda bagi konsumen. Adapun focus strategy diarahkan pada segmen pasar tertentu yang lebih spesifik dan terarah.
Salah satu pembahasan utama dalam webinar ini adalah pentingnya differentiation strategy sebagai bentuk pertahanan bisnis yang lebih berkelanjutan dibandingkan perang harga. Melalui studi kasus industri ritel dan coffee shop, dijelaskan bahwa persaingan harga yang agresif justru dapat menurunkan profitabilitas perusahaan, terutama ketika biaya bahan baku meningkat. Sebaliknya, perusahaan yang memiliki identitas brand kuat, pengalaman pelanggan yang unik, serta hubungan emosional dengan konsumen dinilai lebih mampu mempertahankan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.
Selain itu, webinar ini juga menyoroti pentingnya teknologi digital, data analytics, dan artificial intelligence (AI) dalam mendukung restrukturisasi organisasi modern. Pemanfaatan omnichannel system, personalized marketing, serta supply chain management berbasis data dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di era digital.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa juga diajak memahami bagaimana organisasi perlu membangun resilience atau ketahanan bisnis melalui pengelolaan risiko, diversifikasi supplier, serta penguatan struktur organisasi sebelum menghadapi krisis. Pendekatan tersebut dianggap penting agar perusahaan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tetap berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa MBA memperoleh wawasan mengenai pentingnya strategic management dan organizational restructuring dalam menghadapi dinamika bisnis internasional. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menjadi pemimpin bisnis yang adaptif, inovatif, dan mampu mengambil keputusan strategis secara efektif di masa depan.
Penyelenggaraan UNDIP Global Classroom ini menjadi bentuk komitmen MBA FISIP Universitas Diponegoro dalam memperluas perspektif global mahasiswa serta meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi tantangan dunia bisnis modern.
